Beranda » culinary » Cara makan tahu Bakso ala Carios Story

Cara makan tahu Bakso ala Carios Story

Makan bukan cuman di kunya, gigit, telan. Tapi bagi Cariostory makan adalah cerita perjalanan untuk yang akan dibuang pada akhirnya dan juga menjadi kotoran. Apakah kotaran tersebut bisa bermakna jika makanan tersebut hanya di kunya sebanyak 32 kali, gigit yang kuat ataupun pelan, dan ditelahan saja plus di dorong dengan bantuan air ? Tentu tidak, kotoran akan bermakna jika setiap apa yang kita makan bisa kita rasaka proses nya.

Berikut cara agar makan Tahu bakso lebih nikmak, bermakna dan meninggal kan kenangan.

1. Cuci tangan dahulu, dan ingat cuci tangannya jangan pakai sabun tapi air yang mengalir saja. Jika anda Cuci pakai sabun Maka aroma citra rasa Tahu bakso yang dimakan atau makanan yang ingin kalian makan akan hilang dan tercampur dengan sabun. Sukur kalau sabun nya wangi bagaimana kalau kalian cuci tangan nya pakai bayclin (pemutih baju) bayangin tuhhh tangan nya bau pandan hhhmmmm aroma nya 501 (buat yang paham aja ya 501)

2. Pilih suasana yang kalian suka, kalau anda suka dengan makan di jalan raya ya udah gpp makan aja.

3. Persiapkan minum nya, disarankan untuk meminum dengan minuman minera water ya kerana kalau kalian meminum minuman yang kuat akan membuat citra rasa makanan hilang.

4. Hendus la dahlu makanan nya dengan elegan, jangan hendus seperti binatang ya.

5. Ambil Makan pakai tangan yang sudah di cuci dengan air

6. Kunya la dengan perlahan sambil mengeluar kan ekspresi. Tapi jangan berk eskspresi berbicara melainkan ekspresi hmmmmmm gitu aja ya, gak usa melebih lebihkan. Satu lagi jangan suara mulut yang mengunyah dikeluarkan

7. Rasakan setiap makanan yang sudah digigit dengan lidah, lidah nya jangan melet melet ya.

8. Telan

9. Katakan ahhhhhhhh pada saat sudah menelan makanan.
10. Minum la sedikit air putih jika sudah selesai ditelan ya.
12. Done

Itulah beberapa tips agar makan Tahu bakso yang kalian makan bisa bermakna dan meninggalkan kesan yang tak terlupakan. Ya memang hasil nya bakal jadi kotoran, Tapi ingat lah itu bukan sembarang kotoran melainkan kotoran yang memilik nilai jual tinggi . Siapa yang beli ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *