Hari ini, tanggal 3 Desember 2024, saya berkesempatan menghadiri JAFF MARKET, pasar film pertama dan terbesar di Indonesia yang berlangsung di Jogja Expo Center. Acara ini diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Fadli Zon, M.Sc., dan menghadirkan total 151 booth serta 96 perusahaan dari berbagai sektor industri perfilman. Sebagai pecinta film dan penikmat ekosistem kreatif, berada di tengah-tengah suasana ini adalah pengalaman yang tak terlupakan.

Apa Itu JAFF MARKET?
JAFF MARKET merupakan salah satu inisiatif dari Jogja-NETPAC Asian Film Festival yang kini telah memasuki tahun ke-19. Didesain untuk menjadi marketplace yang menghubungkan pembuat film, produser, dan investor, acara ini tidak hanya merayakan seni sinema tetapi juga memperkuat sisi bisnisnya. Terdapat banyak program menarik, seperti JAFF Content MARKET, Indonesia-France Film Lab, hingga sesi Future Project & Talent Day bersama Netflix.

Jika Anda memiliki minat dalam dunia film, acara ini adalah tempat yang tepat untuk mengeksplorasi peluang baru dan memperluas jejaring Anda.

Masterclass Action Bersama Charles Gozali
Dari banyaknya kegiatan di JAFF MARKET, yang paling berkesan bagi saya adalah mengikuti Masterclass Action bersama Charles Gozali. Bagi Anda yang mungkin belum mengenalnya, Charles adalah sutradara berbakat di balik film Qodrat dan Pemukiman Setan.
Masterclass ini berlangsung dari pukul 10:00 hingga 16:00 WIB di booth Magma Entertainment. Dibagi menjadi tiga sesi, acara ini benar-benar menginspirasi saya untuk melihat bagaimana proses kreatif di dunia perfilman berlangsung:
Sesi 1 – Paparan Materi + Tanya Jawab
Charles membagikan banyak wawasan tentang membangun cerita yang kuat dalam genre aksi. Tanya jawabnya sangat interaktif, membuat saya semakin menghargai detail kecil yang membuat adegan aksi terlihat nyata.
Sesi 2 – Praktek Syuting
Di sesi ini, salah satu momen paling epik terjadi. Charles memilih sebuah koreografi dari salah satu peserta masterclass, lalu mengembangkannya menjadi adegan aksi yang luar biasa. Melihat bagaimana ide sederhana bisa menjadi sesuatu yang besar dan artistik adalah pengalaman yang tak ternilai.
Sesi 3 – Review Hasil Syuting
Kami semua melihat hasil syuting dari sesi kedua. Charles memberikan masukan detail tentang teknik, sudut kamera, dan kekuatan cerita yang ditampilkan. Rasanya seperti berada langsung di set film profesional.
Mengapa JAFF MARKET Penting?
JAFF MARKET bukan sekadar festival film biasa. Acara ini adalah tonggak penting untuk memajukan industri kreatif Indonesia. Dalam kata-kata Ifa Isfansyah, Chairman JAFF MARKET:
“JAFF MARKET didirikan sebagai sebuah marketplace dan wadah untuk merepresentasikan industri film Indonesia.”
Saya pribadi merasa terinspirasi oleh visi besar ini. Melalui JAFF MARKET, Indonesia tidak hanya akan menjadi pasar bagi film-film luar, tetapi juga mampu menghadirkan karya lokal ke panggung internasional.
Isi dari lubuk hati Kuh..
Menghadiri JAFF MARKET, terutama masterclass bersama Charles Gozali, adalah pengalaman yang membuka mata saya tentang bagaimana industri film bekerja dari balik layar. Jika Anda memiliki kesempatan, pastikan untuk mengunjungi acara seperti ini di masa depan!
